Menu

Browsing "Older Posts"

Browsing Category "Pelatihan"

Pelatihan Fundraising, Membangun Jaringan dan Publikasi

Senin, 27 Februari 2017 / No Comments
     Fundraising, Jaringan dan Publikasi merupakan suatu hal yang sangat penting didalam suatu organisasi. Pada hari sabtu- minggu tanggal 28 sampai 29 Januari 2017 Pelatuk BSC melakukan kegiatan Pertanggungjawaban Akhir Tahun Kepengurusan 2016 di Medini, Kab. Kendal. Pada hari kedua kegiatan diadakan pelatihan fundraising, membangun jaringan dan publikasi yang dibawakan oleh salah satu dewan kehormatan pelatuk yaitu Yoga Jiwanjaya.

     Materi yang diberikan yaitu meliputi fundraising, cara membangun jaringan yang luas dengan memanfaatkan berbagai media dan publikasi. Tidak hanya bagi sebuah organisasi namun bagi semua citizen science membangun jaringan dengan berbagai pihak serta publikasi segala macam aktifitas merupakan hal yang sangat penting. Membangun jaringan yang luas dapat memberikan manfaat yang sangat baik bagi diri kita sendiri karena dengan koneksi yang yang luas secara otomatis kita menjadi mudah terhubung dengan informasi-informasi baru dan yang pasti dapat memberikan kita teman baru dan pengalaman baru.

     Selain membangun jaringan yang luas, publikasi merupakan hal lain yang sangat penting bagi kita semua yang merupakan citizen science. Publikasi segala aktifitas dan segala data atau kegiatan keilmiahan yang telah kita lakukan dapat melalui berbagai cara salah satunya adalah dengan memanfaatkan perkembangan internet yang sangat luas. Kita dapat memanfaatkan segala jenis sosial media yang ada, misal kita dapat mengupload segala kegiatan kita di instagram, path, facebook atau akun sosial media yang lainnya. Selain mengunggahnya di media sosial kita juga dapat menuliskan hasil karya ilmiah kita dalam bentuk jurnal dan kemudian bisa di publish karena ilmu akan lebih bermanfaat jika kita mau membagikannya kepada orang lain.

    Bagi kita yang suka menulis kita dapat menuliskan dan mencurahkan segala kegiatan dan karya-karya ilmiah kita dalam sebuah artikel dan dapat mempublisnya melalui blog. Menulis artikel di blog dapat menghasilkan tambahan dana bagi kita karena jika kita rajin update dengan berbagai macam artikel maka bisa jadi melalui berbagai iklan yang dipasang di blog kita dapat memberikan pemasukan dana untuk kita. Maka dari itu rajinlah menulis karena dengan menulis akan mendatangkan berbagai macam manfaat bagi diri kita.

By Fitria Febriyani (Kadiv Infohum Pelatuk BSC 2017/ Biologi 2013)

Berlatih Sketsa, Dasar Berlatih Identifikasi Burung

/ No Comments

           Minggu, 29 Januari 2017 sekitar pukul 2 siang berlangsung salah satu penyampaian sederhana namun sarat ilmu dari Panji mengenai sketsa burung. Pelatuk BSC merupakan salah satu organisasi yang bergerak di bidang konservasi perburungan Indonesia, dan identifikasi burung merupakan hal mendasar yang harus dikuasi tiap anggotanya. Sektsa menurut penuturan Panji merupakan dasar berlatih identifikasi burung yang ditemui di alam liar. Apabila tidak langsung mengetahui dengan jelas jenis burung yang ditemui dan untuk memperkuat hasil pengamatan, seorang pengamat perlu membuat sketsa burung.


         Tepatnya di salah satu aula barak di daerah perkebunan teh Medini, Gonoharjo pelatihan dimulai dengan penegasan perlu dan pentingnya sketsa burung sederhana bagi seorang pengamat. Panji menjelaskan bagian-bagian dari burung yang perlu diketahui untuk memulai sketsa burung di alam liar. Dimana hal ini juga menjadi dasar untuk mengenali ciri-ciri khas burung. Dalam membuat sektsa burung hal yang perlu diperhatikan adalah postur tubuh apakah tegak atau datar, serta bentuk leher dan bentuk kaki apakah panjang atau pendek. Kemudian untuk melengkapi sketsa sangat perlu dibubuhkan ciri khusus dari burung tersebut berupa ciri tubuh atau prilaku burung di alam liar tempat ditemukannya.

            “Membuat sketsa burung tidak harus bagi mereka yang punya bakat menggambar, orang yang tidak menggambar pun bisa membuat sketsa dengan cara-cara sederhana, dan itu sudah cukup membantu dalam identifikasi burung nantinya”, salah satu penuturan dari Panji saat dipersilakannya peserta untuk mengikuti arahan Panji dalam membuat sketsa burung Pelanduk topi hitam (Pellorneum capistratum). Berbekal pensil atau bolpoin serta kertas HVS bekas, peserta sangat antusias dan mengikuti dengan baik arahan dari Panji dalam membuat sketsa sederhana burung yang dibeda-bedakan berdasarkan postur tubuh. Beberapa burung yang berhasil digambar oleh peserta antara lain Kutilang, Kareo padi, Layang-layang batu dan Pelanduk topi hitam.

          Penjelasan terakhir yang disampaikan oleh Panji adalah bagaimana trik-trik yang bisa digunakan untuk lomba pembuatan sketsa burung dalam Birdwatching Competition. Trik-trik ini diperkuat dengan beberapa prestasi yang diraih Panji dan timnya di bawah Pelatuk BSC dalam beberapa kompetisi, antara lain juara umum II Birdwatching Competition Universitas Udayana di Bali tahun 2016 dan juara umum III Merapi Birdwatching Competition di tahun yang sama. Hal ini dapat menjadi penyemangat peserta pelatihan, yang dalam hal ini termasuk pengamat muda untuk membuat prestasi-prestasi lainnya yang pada dasarnya berawal dari membuat sketsa burung sederhana.
               
              Jadi, jangan berhenti mencoba dan berusaha!! Teruslah berkarya!!!
 #SaveOurBirds
 #BurungkuBurungmuBurungKitaSemua